Soal dan Pembahasan OSN Geografi Tahun 2015 No 11 - 20


11. Faktor yang menentukan lokasi ideal untuk pembangunan PLTA adalah:
a. budaya penduduk setempat
b. mempunyai topografi yang mendatar dan curah hujan rendah
c. jumlah konsumen listrik terbanyak
d. terdapat air terjun, hutan, dan curah hujan tinggi
e. terkena pengaruh musim hujan


12.  Yang tidak termasuk daur biogeokimia adalah:
a. daur fosfor
b. daur oksigen
c. daur air
d. daur belerang
e. daur sedimen


13.  Alam  dan  manusia  senantiasa  saling  mempengaruhi.  Contoh  tindakan  manusia  yang secara tidak langsung merusak alam adalah:
a. manusia melakukan reklamasi pantai
b. manusia membangun pembangkit listrik geotermal
c. manusia melakukan jual beli hasil perkebunan
d. manusia membangun bendungan sehingga dapat mengari sawah e.       manusia memakan hewan dan tumbuhan

14.  Analisis    mengenai        dampak           lingkungan       (AMDAL)         merupakan suatu        proses berkesinambungan yang tidak mencakup:
a. pengelolaan lingkungan
b. pemantauan proyek
c. pembangunan proyek
d. pengelolaan proyek
e. pengambilan keputusan


15.  Pembagian zona laut tidak diklasifikasikan berdasarkan:
a. ketersediaan sinar matahari
b. jarak dari pantai
c. salinitas air laut
d. kedalaman air laut
e. proses terjadinya

16.  Pernyataan yang salah mengenai pasang surut adalah:
a. selain laut, pasang surut juga terjadi pada bagian padat bumi dan atmosfer
b. sebagian besar perairan di Bumi mengalami satu kali pasang dan satu kali surut dalam satu hari
c. setiap bulan ada dua spring tides dan dua neap tides
d. gaya pembangkit pasang surut terbesar adalah bulan
e. tidal current merupakan arus laut yang dibangkitkan oleh pasang surut

17.  Pengaruh laut terhadap iklim adalah:
a. peningkatan rata-rata suhu tahunan
b. penurunan rata-rata suhu tahunan
c. peningkatan jumlah curah hujan tahunan
d. penurunan jumlah curah hujan tahunan
e. peningkatan rata-rata suhu permukaan air laut tahunan



18.  Semakin dalam laut maka temperatur akan:
a. naik
b. turun
c. konstan
d. naik lalu turun
e. turun lalu naik


19.  Di laut, konsentrasi tertinggi oksigen berada pada:
a. dasar laut
b. wilayah pesisir
c. sedimen
d. permukaan laut
e. intermediate water


20.  Kecerahan atau warna air laut bergantung pada zat-zat organik dan anorganik yang ada di laut. Warna yang menunjukkan adanya organisme kecil yang mengeluarkan sinar-sinar fosfor di Laut Ambon adalah:
a. merah
b. hitam
c. biru
d. kuning
e. ungu

Pembahasan
No 12

1. Daur Air

Daur air adalah sirkulasi tiada henti dari air yang di bumi, dimana air mampu berpindah dari daratan ke udara, lalu kembali ke daratan lagi melalui 3 fase perubahan yaitu cair dalam berbentuk air, padat dalam berbentuk es, dan gas dalam berbentuk uap air.
Daur biogeokimia air dimulai dari adanya penguapan yang terjadi di permukaan bumi. Panas matahari membuat air berubah menjadi uap air. Karena massa jenis uap air yang lebih rendah dibanding massa jenis udara, uap air kemudian naik ke atas atmosfer, terkondensasi, dan akhirnya membentuk awan. Awan yang terbentuk kemudian berubah menjadi hujan karena pengaruh udara panas dan perubahan suhu. Air hujan jatuh ke permukaan bumi, mengalir ke tempat terendah, dan kembali ke lautan. Air yang sampai di laut kemudian menguap kembali dan begitu seterusnya.
2. Daur Fosfor

Daur fosfor adalah daur biogeokimia yang berlangsung dengan memakan waktu paling lama. Daur posfor dimulai dari terjadinya erosi atau pelapukan batuan. Ion fosfor atau ion fosfat (PO43-) digunakan oleh tanaman untuk pertumbuhannya. Tanaman dimakan oleh hewan dan manusia dan fosfor di dalamnya sebagai sumber energi metabolisme pada sel. Semua organisme yang mati kemudian juga akan melapuk sehingga fosfor akan terlepas ke tanah, terbawa oleh aliran air hujan dan tertumpuk menjadi sedimentasi posfor di dasar lautan. Sedimen ini akan naik kembali ke ke atas permukaan jika terjadi geseran gerak dasar bumi yang membentuk daratan baru. 

3. Daur Sulfur
Di alam, sulfur hanya tersedia dalam bentuk sulfur anorganik. Sulfur akan direduksi menjadi sulfur dioksida (SO2) atau hidrogen sulfida (H2S) oleh bakteri desulfibrio dan desulfomaculum.

Daur sulfur dimulai dari adanya proses pembakaran bahan bakar fosil atau karena adanya aktivitas gunung berapi. Terjadinya proses pembakaran sulfur ini kemudian membuat gas sulfur naik ke atmosfer bersatu dengan uap air dan membentuk awan. Sulfur akan ikut turun bersama air hujan dan kondisi inilah yang dikenal dengan istilah hujan asam.

Air hujan asam akan masuk ke dalam tanah, dan sulfur akan diubah menjadi Sulfat, zat yang sangat peting untuk metabolisme tumbuhan. Sulfat di alam hanya tersedia dalam bentuk anorganik (SO42-). Sulfat ini mampu berpindah dari bumi atau alam ke tubuh tumbuhan melalui penyerapan akar.

4. Daur Nitrogen
Senyawa organik seperti protein dan asam nukleat serta senyawa anorganik seperti nitrat, nitrit, dan amonia adalah senyawa-senyawa yang dibentuk oleh unsur nitrogen. Unsur nitrogen dapat tersedia di alam karena adanya daur nitrogen yang berlangsung secara terus menerus melalui pola berikut ini:

1.   Nitrogen yang terdapat di atmosfer jatuh ke permukaan tanah ikut bersama air hujan atau karena proses fiksasi N oleh beberapa bakteri akar dan ganggang seperti bakteri Rhizobium, bakteri Azotobacter, Clostridium, dan ganggang hijau.
2.   Nitrogen di tanah kemudian digunakan oleh produsen dan tanaman sebagai bahan baku pembentukan protein. Tanaman tersebut dikonsumsi oleh hewan dan manusia dan oleh manusia nitrogen di dalamnya diubah ke dalam bentuk NH3 (gas amoniak) dan NH4+ melalui proses amonifikasi.
3.   Bakteri Nitrosomonas bia mengubah ammonium dan amoniak menjadi Nitrat melalui proses denitrifikasi dan menjadikannya kembali berubah sebagai nitrogen dalam bentuk gas untuk memulai kembali daur biogeokimia nya.


5. dan 6. Daur Karbon dan Oksigen

Daur karbon dan oksigen adalah daur biogeokimia yang terkait erat dengan terjadinya proses respirasi dan fotosintesis yang berlangsung antar mahluk hidup. Tanaman dan para produsen menggunakan karbondioksida sebagai bahan baku dalam proses fotosintesis yang menghasilkan oksigen, sedangkan manusia, hewan, dan para konsumen menggunakan oksigen dan menghasilkan karbondioksida melalui proses respirasi atau pernapasan

No 14

Pengertian AMDAL adalah suatu proses dalam studi formal untuk memperkirakan dampak lingkungan atau rencana kegiatan proyek dengan bertujuan memastikan adanya masalah dampak lingkungan yang di analisis pada tahap perencanaan dan perancangan proyek sebagai pertimbangan bagi pembuat keputusan. 

AMDAL adalah singkatan dari Analisis Dampak Lingkungan. Pengertian AMDAL menurut PP No. 27 Tahun 1999 yang berbunyi bahwapengertian AMDAL adalah Kajian atas dampak besar dan penting untuk pengambilan keputusan suatu usaha atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha atau kegiatan. AMDAL adalah analisis yang meliputi berbagai macam faktor seperti fisik, kimia, sosial ekonomi, biologi dan sosial budaya yang dilakukan secara menyeluruh.

No 16

Pasang surut terdiri dari dua kata, yaitu “pasang” yang mendefinisikan ketika permukaan air laut lebih tinggi daripada rata-rata, dan “Surut” yang mendefinisikan keadaan ketika permukaan air laut lebih rendah daripada rata-rata. Di Indonesia istilah pasang surut sering disingkat dengan sebutan “pasut”.
Penyebab pasang surut yang utama adalah gaya gravitasi bulan dan matahari. Bulan sebagai satelit bumi memiliki gaya gravitasi yang kuat sehingga dapat mempengaruhi gerak air laut yang ada di bumi, begitu juga matahari, meskipun jaraknya cukup jauh, gaya gravitasi matahari juga ikut mempengaruhi pergerakan air laut di bumi.
C. KLASIFIKASI MACAM – MACAM JENIS PASANG SURUT AIR LAUT
1. Pasang Surut Harian Ganda (Semi Diurnal Tide)
Terjadinya dua kali pasang dan dua kali air surut dengan tinggi yang hampir sama dalam satu hari (secara berurutan dan teratur). Periode pasang surut biasanya 24 jam 50 menit.
2. Pasang Surut Harian Tunggal (Diurnal Tide)
Terjadinya satu kali air pasang dan satu kali air surut dengan periode rata-rata 12 jam 24 menit.
3. Pasang Surut Campuran Condong ke Harian Ganda
Terjadinya dua kali air pasang dan dua kali air surut tetapi dengan tinggi permukaan laut dan periode yang berbeda-beda.
4. Pasang Surut Campuran Condong ke Harian Tunggal
Terjadinya satu kali air pasang dan satu kali air surut dalam satu hari, tetapi terkadang hanya untuk sementara waktu (sebentar) terjadi dua kali air pasang dan dua kali air surut.

C. MANFAAT DARI PASANG SURUT AIR LAUT
Dapat digunakan sebagai sumber tenaga listrik
Dimanfaatkan untuk transportasi perairan
Dimanfaatkan untuk pembuatan garam
Dimanfaatkan sebagai kegiatan olahraga air
Sumber makanan dan mata pencaharian nelayan 





0 comments: