Bedakan Kedatangan Bangsa Inggris dan bangsa belanda ke Indonesia
- Bangsa Inggris
Bangsa Inggris pada tahun 1600 mendirikan kongsi dagang yang bernama
East Indian Company atau disingkat EIC. Hak-hak istimewa diberikan oleh
pemerintah Inggris kepada EIC.
DI abad ke-18, para pedagang Inggris telah banyak yang melakukan
perdagangan di Indonesia. Bahkan sejak Belanda menjadi sekutu Perancis, Inggris
selalu mengancam terhadap kedudukan bangsa Belanda di Indonesia.
Thomas Stamford Raffles di tahun 1811, telah berhasil merebut seluruh
wilayah kekuasaan bangsa Belanda di Indonesia.
Untuk itu Raflles kemudian diangkat sebagai pemimpin Inggris di wilayah
Indonesia, memberikan kesempatan terhadap penduduk Indonesia agar dapat
melakukan perdagangan bebas. Tetapi, kekuasaan Inggris tetap saja bersifat
menindas untuk bangsa Indonesia.
- Bangsa Belanda
Pada tahun 1596 dipimpinan oleh Cornelis de Heutman orang-orang Belanda
mendarat di daerah banten. Kedatangan dari Belanda tersebut pada mulanya
diterima dengan baik. Tetapi oleh karena sikap dari mereka yang sombong dan
kasar, maka orang-orang Belanda tersebut diusir dari wilayah Banten. Kemudian
pada tahun 1598 datang lagi rombongan dari orang-orang Belanda yang dipimpinan
oleh van Nede dan van Heemskerck di
Banten.
Mereka bisa diterima baik-baik. Di tahun 1599 datang armada yang
dipimpin Jacob van Neck di wilayah Maluku. Oleh karena rakyat Maluku pada saat
itu sedang terjadi sengketa dengan bangsa Portugis, maka kedatangan orang-orang
Belanda tersebut diterima dengan baik-baik. Kemudian orang-orang Belanda
tersebut mendapatkan keuntungan yang sangat banyak.
0 comments: