Bandingkan kedatangan bangsa Portugis dan bangsa Spanyol ke Indonesia



  1. Kedatangan Bangsa Portugis
Portugis yang dipimpinan oleh Alfonso d’Albuquerqee telah berhasil menguasai Malaka di tahun 1511. Kemudian Portugis melakukan perluasan pengaruh dan perdagangannya ke Indonesia. Pada walnya Alfonso mengirim ekpedisi ke wilayah Aceh. 

Pada ekspedisi ini Portugis mengalami kegagalan, kemudian dia melakuan hal yang sama yaitu mengirim ekpedisi ke daerah Maluku. Ekpedisi ini lalu disusul dengan ekpedisi yang berikutnya ke daerah Ternate dan juga Tidore. 

Di daerah Maluku hubungan antara Portugis dengan Ternate semakin baik dan bahkan di tahun 1522 bangsa Portugis mendirikan benteng pertahanan Saint John di Ternate. Pada kedudukan yang kuat ini, kemudian bangsa Portugis menguasai kegiatan perdagangan rempah-rempah di wilayah Maluku.

  1. Kedatangan Bangsa Spanyol
Jika bangsa Portugis lebih dekat dengan Ternate, namun berbeda dengan halnya Spanyol yang lebih tertarik bersekutu dengan Tidore. Di sinilah terjadilah persaingan yang ketat antara bangsa Portugis dan bangsa Spanyol di kawasan Maluku. 

Langkah yang diambil oleh Spanyol adalah membangun benteng di Tidore. Di tahun 1527 terjadilah peperangan antara Ternate yag dibantu oleh Portugis melawan Tidore yang dibantu oleh bangsa Spanyol. Benteng yang telah dibangun oleh Spanyol di Tidore tersebut bisa direbut oleh persekutuan antara Ternate dan Portugis.

Dengan persaingan tersebut maka Portugis dan Spanyol sadar akan kerugian yang ditimbulkan. Dalam rangka untuk mengatasi hal tersebut, maka di tahun 1534 Portugis dan Spanyol menyepakati adanya Perjanjian Saragosa. Adapun isi perjanjian saragosa adalah:

  1. Maluku menjadi wilayah pengaruh dan kegiatan bangsa Portugis
  2. Spanyol harus meninggalkan wilayah Maluku dan memusatkan diri di Filipina
  3. Perjanjian saragosa tersebut semakin mengokohkan kedudukan dari bangsa Portugis di wilayah Maluku. Portugis juga mempunyai ambisi untuk menanamkan kekuasaan di Maluku. Oleh karena itulah rakyat dan raja Ternate lalu menentang Portugis.

0 comments: