Bagaimanakah corak kehidupan pada masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut



Pada masa ini sudah mulai untuk bertempat tinggal walaupun tidak tetap, biasanya mereka akan berdiam di dalam gua-gua alam yang setiap waktu dengan mudah tinggalkan apabila dianggap sudah tidak memungkinkan lagi untuk ditinggali.

  1. Keberadaan manusia
Terdapat 2 macam ras yang mendiami wilayah Indonesia di permulaan Kala Holosin, yaitu 1). Austromelanesoid dan 2). Mongoloid. Kedua ras tersebut berburu untuk dikonsusmsi misalnya kerbau, rusa, dan gajah, serta badak. 

Pada bagian barat dan bagian utara terdapat sekelompok populasi yamg memiliki ciri-ciri terutama Austromelanesoid dengan hanya sedikit campuran Mongoloid. 

Sedangkan di Jawa terhadap kelompok Austromelanesoid yang lebih sedikit lagi dipengaruhi adanya unsur-unsur Mongoloid. Lebih ke timur lagi, yaitu di Nusa Tenggara sekarang, terdapat pula Austromelanesoid.

  1. Teknologi
Terdapat 3 tradisi dalam menghasilkan peralatan pada masa Pos Plestosin, yaitu
1). tradisi serpih bilah
2). tradisi alat tulang
3). tradisi kapak genggam Sumatera 

Persebaran dari peralatnya meliputi wilayah Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan juga Papua. 

Peralatan tulang yang ditemukan di Tonkin Asia Tenggara, sedangkan di wilayah Jawa ditemukan di Gua Lawa Semanding Tuban, di Gua Petpuruh Utara Prajekan, dan juga di Sodong Marjan di Besuki.
Kapak genggam Sumatera ditemukan di daerah pesisir Sumatera Utara, yaitu di Lhok Seumawe, Binjai, dan Tamiang.

  1. Masyarakat
Kehidupan manusia purba pada masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut adalah mendiami pada gua-gua yang terbuka atau gua-gua payung yang tentunya tidak jauh dari sumber air atau sumber makanan (berupa ikan, kerang, siput, dan sebagainya). 

Manusia purba tersebut membuat lukisan yang ditorehkan di dinding gua yang mana lukisannya adalah menggambarkan kegiatan yang dilakukan dan juga menggambarkan kepercayaan masyarakat pada waktu itu.

0 comments: