Soal dan Pembahasan OSN Geografi Tahun 2015 No 61 - 70



61.  Pada  suatu  wilayah  terdapat  1.000.000  penduduk  laki-laki,  dan  950.000  penduduk perempuan. Maka berapakah sex ratio nya:
a.
90
d.   105
b.
95
e.   110
c.
100



62.  Pelaku ekonomi yang paling cocok dengan amanat UUD 1945 adalah:
a. PT
b. BUMN
c. BUMD
d. Koperasi
e. CV


63.  Ideologi ekonomi AS sebagai adi kuasa dunia adalah:
a. Kapitalis
b. Komunis
c. Sosialis
d. Welfare
e. Syariah


64.  Tidak  seluruh  wilayah  di  muka  bumi  dapat  dihuni  oleh  beraneka  flora  dan  fauna. Berdasarkan  hasil  penelaahan  kondisi  sik  wilayah,  diperkirakan  hanya  sekitar  1/550 bagian dari muka bumi yang berpotensi sebagai lingkungan hidup. Beberapa faktor yang mempengaruhi persebaran ora dan fauna di muka bumi antara lain:
a. Faktor iklim, lingkungan dan tanah
b. Faktor iklim, suhu dan biologis
c. Faktor klimatik, edafik dan biotik
d. Faktor iklim, tanah  dan lingkungan
e. Faktor tanah, iklim dan edafik


65.  Salah satu faktor klimatik yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna di muka bumi adalah faktor suhu. Berdasarkan faktor ini, maka kita mengenal dua kelompok vegetasi, yaitu:
a. Kelompok tumbuhan tahunan dan semusim seperti kelompok vegetasi annual dan perennial
b. Kelompok   vegetasi   yang   hanya   berkembang   pada   saat-saat   tertentu   saja   dan Kelompok vegetasi yang dapat berkembang terus-menerus.
c. Kelompok vegetasi annual dan kelompok vegetasi perennial
d. Kelompok vegetasi seperti dinyatakan dalam (a),(b) dan (c) vegetasi beriklim dingin. e. Kelompok vegetasi seperti dinyatakan dalam (b) dan (c)

66.  Berdasarkan zona wilayah persebaran dan karakteristiknya, fauna-fauna di dunia dapat dibedakan menjadi beberapa tipe seperti:
a. Ethiopian, Oriental, Australis, Neotropikal, Neartik, Paleartik, dan Antartik.
b. African, Oriental, Australis, Neotropikal, Neartik, Paleartik, dan Antartik.
c. African, Oriental, Australis, Neotropikal, Neartik, Paleanthoropik, dan Antartik.
d. Afican, Asian, Australis, Neotropikal, Neartik, Paleanthoropik dan Antartik.
e. African, Asias, Australis, Neotropikal, Neartik, Paleanthoropik, dan Antartik.

67.  Manfaat keanekaragaman hayati bagi bangsa Indonesia yang menurut anda paling tepat adalah:
a. merupakan sumber pangan, sumber obat-obatan, sumber kosmetik, sumber papan, sumber sandang
b. merupakan sumber pangan, sumber obat-obatan, sumber kosmetik, sumber papan, sumber sandang dan sumber devisa
c. merupakan sumber pangan, sumber obat-obatan, sumber kosmetik, sumber papan, sumber sandang; sumber plasma nutfah, sumber ilmu pengetahuan dan bermanfaat untuk keindahan, ekologi dan konservasi
d. mempuyai manfaat dari sisi ilmu, keindahan, budaya, estetika dan agama
e. merupakan sumber sandang, pangan, papan, ilmu pengetahuan dan teknologi, sumber devisa, sumber nilai-nilai agama, budaya dan estetika serta sumber penghasilan.

68.  Menurut anda, pemahaman tentang konservasi yang paling tepat:
a. Konservasi  merupakan      usaha  perlindungan   sumberdaya    alam    hayati  dan lingkungannya
b. Konservasi  merupakan usaha  perlindungan  sumberdaya  alam  lintas  generasi yang berkesinambungan dan berkelanjutan
c. Konservasi merupakan pengelolaan sumber daya alam hayati yang pemanfaatannya dilakukan secara bijaksana untuk menjamin kesinambungan persediaannya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas keanekaragaman hayati
d. Konservasi  merupakan      usaha  pengelolaan     sumberdaya    hayati  yang
berkesinambungan antar generasi
e. Konservasi  merupakan      kegiatan          memelihara   dan   menjaga   lingkungan   untuk dimanfaatkan lintas generasi



69.  Contoh   aktivitas   usaha   budidaya   pertanian   yang   dapat   dilaksanakan   berdasarkan ketinggian tempat adalah:
a. Perkebunan sawit, padi sawah, ladang pada dataran rendah, perkebunan kopi, teh, kapas, padi sawah, ladang pada dataran tinggi
b. Perkebunan sawit, padi sawah, ladang, holtikultur dan buah-buahanan tropik pada dataran rendah,;perkebunan kopi, teh, kapas, padi sawah, ladang, bunga dan holtikultur pada dataran tinggi
c. Perkebunan sawit, padi sawah, ladang, dan buah-buahan tropik pada dataran rendah; perkebunan kopi, teh, kapas,  ladang, kebun bunga dan holtikultur / sayur mayur pada dataran tinggi
d. Perkebunan  sawit,  padi  sawah,  ladang,  holtikultur  dan  buah-buahan  tropik  pada dataran  rendah;  perkebunan  kopi,  teh,  kapas,  padi  sawah,  ladang,  bunga  dan holtikultur pada dataran tinggi
e. Perkebunan sawit, padi sawah, ladang, holtikultur, bunga dan buah-buahan tropik pada dataran rendah; perkebunan kopi, teh, kapas, padi sawah, ladang, bunga dan holtikultur pada dataran tinggi

Pembahasan
No 64

1. Faktor Iklim
Faktor-faktor  iklim yang berpengaruh terhadap persebaran flora dan fauna yaitu suhu, kelembaban udara, angin, dan curah hujan

A. Suhu

Sumber panas bagi seluruh permukaan bumi berasal dari radiasi matahari secara langsung maupun tidak langsung. Radiasi matahari ke bumi dipancarkan secara merata, akan tetapi karena perbedaan lintang, derajat keawanan, ketinggian dan albedo maka suhunya akan berbeda-beda disetiap tempat. Sehubungan dengan itu biasanya tumbuhan dan hewan beradaptasi  terhadap suhu lingkungan fisiknya, sehingga hanya daerah dengan suhu yang sangat tinggi dan sangat rendah saja yang tidak dapat didiami oleh makluk hidup secara permanen.

Berdasarkan faktor suhu, maka kita mengenal dua kelompok vegetasi, yaitu :
1. Kelompok vegetasi annual, yaitu kelompok tumbuhan yang hanya  berkembang pada saat-saat tertentu saja terutama pada musim panas. Sedangkan dimusim dingin, tumbuhan jenis ini tidur karena berada dibawah lapisan es yang ketebalannya bervariasi. Umumnya tumbuhan annual adalah tumbuhan kecil atau bunga-bungaan di daerah beriklim dingin.
2. Kelompok vegetasi perennial, yaitu kelompok tumbuhan yang mempunyai mekanisme melindungi diri dari suhu yang sangat rendah di musim dingin secara bergantian, sehingga dapat berkembang terus-menerus. Kemampuan inilah menyebabkan kelompok vegetasi perennial dapat berumur lebih dari satu tahun.

B. Kelembaban Udara

Berdasarkan tingkat adaptasi terhadap kelembaban lingkungannya, dunia tumbuhan dibedakan menjadi empat yaitu :

1.    Xerofit, berasal dari kata xero yang artinya kering dan phytos yang berarti tumbuhan. Jadi xerofit merupakan kelompok tumbuhan yang dapat beradaptasi dengan lingkungan yang kekurangan air atau kering. Daerah persebarannya terutama dikawasan gurun ( kawasan arid ). Contohnya kaktus.

2.    Hidrofit, berasal dari kata hydros yang artinya basah atau berair. Jadi hidrofit adalah kelompok tumbuhan yang khusus beradaptasi pada lingkungan yang berair atau basah. Ciri khas vegetasi ini adalah cenderung mempunyai sistem perakaran yang dangkal, namun daunnya lebar-lebar dengan ruang renik ( stomata ), mempunyai lapisan-lapisan kulit luar dan daun-daunnya mengarah kearah datangnya sinar matahari. Contohnya teratai, enceng gondok, paku-pakuan, selada air, kangkung dan sebagainya.

3.    Mesofit, berasal dari kata meso yang artinya antara atau pertengahan. Jadimesofit merupakan kelompok vegetasi yang hidup pada daerah-daerah lembab tetapi tidak sampai tergenang air. Tumbuhan kelompok ini banyak terdapat di daerah lintang rendah ( tropis ) dengan curah hujan yang tinggi dan relatif merata sepanjang tahun, Contohnya anggrek dan beberapa jenis jamur

4.    Tropofit yaitu kelompok tumbuh-tumbuhan yang mampu beradaptasi pada lingkungan dengan kondisi yang berubah-ubah ( menguntungkan dan tidak menguntungkan ) . Vegetasi kelompok ini dapat hidup dengan perubahan musim yang jelas yaitu musim panas dan musim dingin. Pada umumnya tumbuhan tropofit berupa tumbuhan yang besar-besar, berdaun lebat dengan cabang-cabang yang banyak dan dikategorikan sebagai belukar atau pohon-pohon. Berdasarkan ciri tersebut, maka kelompok vegetasi ini merupakan vegetasi khas daerah tropis.

C. Sinar Matahari

Tumbuh-tumbuhan menggunakan sinar matahari sebagai sumber energi untuk proses fotosintesis. Energi ini khususnya dipergunakan untuk mengubah karbondioksida (CO2 ) dan air menjadi glukosa dengan membentuk oksigen ( O2) di atmosfer sebagai hasil lainnya. Dengan demikian sinar matahari yang sampai kepermukaan bumi merupakan sumber energi bagi tumbuh-tumbuhan dalam rangka melangsungkan kehidupannya.

D. Curah hujan
Air merupakan kebutuhan penting bagi keberlangsungan flora dan fauna. Bagi lingkungan kehidupan darat, sumber air untuk memenuhi kebutuhan organisme terutama berasal dari hujan atau bentuk presipatasi lainnya. Perbedaan curah hujan tiap-tiap wilayah permukaan bumi menghasilkan karakteristik vegetasi dan juga menyebabkan perbedaan jenis hewan yang mendiaminya. Hal ini disebabkan tumbuh-tumbuhan merupakan produsen yang menyediakan sumber makanan bagi hewan.

E. Angin

Bagi tumbuhan angin berfungsi untuk membentuk CO2 dan memindahkan uap air dan kelembaban dari suatu tempat ke tempat yang lain. Angin juga sangat berperan dalam proses penyerbukan dan penyebaran biji-bijian yang akan menjadi tumbuhan baru.

2. Faktor tanah

Sebagai media tumbuh dan berkembangnya tanaman, tingkat kesuburan tanah berpengaruh terhadap persebaran tumbuhan.
Faktor tanah dsebut pula faktor edafik yang berasal dari kata edapos yang artinya tanah atau lapangan. Melihat pola persebaran vegetasi dengan faktor edafik berarti meninjau tanah dari sudut tumbuhan atau kemampuan meumbuhkan vegetasi. Faktor fisik dan kimiawi tanah yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman abtara lain tekstur, struktur, dan keasaman tanah.

1. Tekstur tanah.

Tekstur tanah adalah perbandingan relatif berbagai partikel tanah dalam suatu massa tanah terutama perbandingan antara pasir, debu dan lempung. Tekstur tanah sangat penting dalam kaitannya dengan kapasitas menampung air dan udara tanah. Tanah dengan proporsi partikel –partikel yang lebih besar dapat mempunyai tata air yang baik. Tanah yang halus biasanya memiliki potidak tersebar merata. Selain itu alirannya juga sangat lambat sehingga tidak menguntungkan bagi tumbuh-tumbuhan.

2. Struktur tanah

Struktur tanah adalah susunan atau pengikatan butir-butir tanah dan membentuk agregat tanah dalam berbagai kemantapan bentuk dan ukuran. Struktur tanah menyebabkan perbedaan tingkat  kemampuan tanah dalam meloloskan air ( porositas ) dan besar pori-pori antara butir-butir tanah ( permeabilitas ). Porositas dan permeabilitas mempengaruhi penyaluran air, unsur hara dan udara keseluruh bagian tanah.

3. Keasaman tanah

Kesuburan tanah sangat dipengaruhi oleh proses-proses kimia dan pertukaran unsur kimia antar tumbuhan. Tumbuhan tidak mampu menyerap unsur-unsur hara tanpa diubah dalam bentuk cairan. Jika keasaman tanah berkurang sampai beberapa tingkat, maka air akan mempunyai kemampuan yang kecil dalam menahan mineral-mineral untuk diubah menjadi unsur-unsur hara. Akibatnya sekalipun unsur-unsur hara ada di dalam tanah tumbuhan tidak mungkin hidup dengan baik disana.

3. Faktor topografi

Faktor topografi yang lain adalah kemiringan permukaan tanah. Permukaan tanah yang miring menyebabkan air cepat menyusuri lereng. Semakin terjal permukaan semakin besar kekuatan air mengikis permukaan tanah yang subur, sehingga ketebalan tanah menjadi berkurang. Biasanya tanah yang miring setiap unitnya mempunyai jumlah flora dan fauna lebih sedikit dari pada tanah yang relatif rata. Hal ini disebabkan oleh cadangan air cepat hilang karena bergerak kebawah secara cepat.

4. Faktor Biotik (Manusia, hewan dan tumbuh – tumbuhan)

Manusia mampu mengubah lingkungan untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Misalnya daerah hutan diubah menjadi daerah pertanian, perkebunan atau perumahan dengan melakukan penebangan, reboisasi atau pemupukan. Manusia dapat menyebarkan tumbuhan dari suatu tmpat ke tempat lainnya. Selain itu manusia juga mampu mempengaruhi kehidupan fauna di suatu tempat dengan melakukan perlindungan atau perburuan binatang. Hal ini menunjukkan bahwa faktor manusia berpengaruh terhadap kehidupan flora dan fauna di dunia ini. Selain faktor tersebut hewan juga memiliki peranan terhadap penyebaran tumbuhan flora. Misalnya serangga dalam proses penyerbukan, kelelawar, burung, tupai membantu dalam penyebaran biji tumbuhan. Peranan faktor tumbuh – tumbuhan adalah untuk menyuburkan tanah. Tanah yang subur memungkinkan terjadi perkembangan kehidupan tumbuh – tumbuhan dan juga mempengaruhi kehidupan faunanya. Contoh bakteri saprofit merupakan jenis tumbuhan mikro yang membantu penghancuran sampah – sampah di tanah sehingga dapat menyuburkan tanah

No 66

Kawasan persebaran fauna paleartik meliputi bagian utara benua Asia dan Eurasia, Himalaya, Afghanistan, Persia, Afrika, Inggris dan Jepang.
2. Neartic
Kawasan ini meliputi daerah Holartic, yaitu meliputi seluruh Amerika Utara, dataran tinggi Meksiko dan Greenland
Persebaran fauna Etipian ini meliputi daerah Afrika sebelah selatan, gurun Sahara, Madagaskar dan wilayah Arabia bagian selatan.
Wilayah persebaran fauna oriental meliputi seluruh Asia Tenggara dan selatan termasuk Indonesia bagian barat.
Daerah yang termasuk dalam wilayah persebaran fauna Australis adalah benua Australia, Selandia Baru, Papua, Maluku dan pulau-pulau kecil di sekitar samudera Pasifik.
Daerah persebaran fauna Neotropical terbentang dari Amerika Selatan, Meksiko bagian selatan, termasuk Amerika Tengah
Iklan




0 comments: